Tupoksi

Print Print

TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DAERAH KOTA BLITAR.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kota Blitar, Serta Peraturan Walikota Blitar Nomor 46 Tahun 2008 tentang Tugas Pokok Fungsi dan Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kota Blitar.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah dibidang Perindustrian dan Perdagangan, dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Yang mempunyai  tugas menyelenggarakan secara oprasional sebagian kewenangan Pemerintah Daerah di bidang   Perindustrian dan Perdagangan.

Untuk melaksanakan tugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Daerah Kota Blitar mempunyai  fungsi :

  1. Perumusan kebijakan teknis penyusunan progam, pengendalian, pembinaan dan pengawasan di bidang Perindustrian dan perdagangan.
  2. Pelaksanaan pemberian perijinan.
  3. Pelaksanaan penyediaan, penyaluran barang, jasa, dan promosi;
  4. Pelaksanaan kemetrologian dan perlindungan konsumen;
  5. Peningkatan pendapatan asli daerah;
  6. Penyusunan evaluasi dan pelaporan.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kota Blitar, dibantu  oleh Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Sub. Bagian dan Pejabat Fungsional.

1). SEKRETARIAT

Sekretariat Dinas dipimpin oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah, bertugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya melalui kegiatan kesekretariatan. Meliputi kegiatan koordinasi internal dan eksternal, penatausahaan dan penatalaksanaan urusan kantor secara umum, pengelolaan administrasi dan pembinaan pegawai, perencanaan program serta penataausahaan dan pertanggungjawaban keuangan dalam rangka memperlancar mekanisme organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kota Blitar.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas maka sekretaris mempunyai fungsi :

1)      Pengoordinasian Internal dan Eksternal dalam rangka memperlancar penyelenggaraan organisasi dan tatalaksana organisasi;

2)      Pengelolaan urusan dalam ( rumah tangga ) dan tata usaha;

3)      Pengelolaan administrasi perjalanan dinas, tugas-tugas keprotokolan dan kehumasan;

4)      Pengelolaan administrasi perlengkapan, sarana prsasarana, keamanan kantor dan penyelenggaraan rapat – rapat dinas;

5)      Pengkoordinasian, fasilitasi dan advokasi administrasi kepegawaian;

6)      Pengkoodinasian, pembinaan dan penyelenggaraan administrasi keuangan;

7)      Pengkoordinasian dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana program dan kegiatan;

8)      Pengkoordinasian dan penyelenggaraan administrasi program;

9)      Pengkoordinasian dan fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi bidang-bidang;

Sekretaris dalam melaksanakan  tugasnya  dibantu  oleh  sub bagian yang terdiri dari 2 sub bagian yaitu Sub Bagian umum dan kepegawaian serta Sub. Bagian Keuangan dan program.

  1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh Kepala Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian, dengan tugas mengelola urusan rumah tangga yang mencakup pengelolaan sarana prasarana, perlengkapan dan keamanan kantor, penyelenggaraan rapat dinas, pengurusan surat menyurat, pembinaan dan administrasi kepegawaian.    Dalam melaksanakan tugasnya  Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian  mempunyai fungsi :

a.  Pengelolaan administrasi umum perkantoran yang mencakup urusan surat menyurat, pengetikan, penggandaan dan pengarsipan;

  1. Pengelolaan, penata usahaan dan pengendalian pemanfaatan sarana, prasarana serta perlengkapan kantor ;

c. Penyelenggaraan keamanan kantor yang mencakup keamanan sarana dan prasarana serta perlengkapan kantor maupun keamanan kantor selama sebelum, pada saat dan sesudah jam kerja ;

  1. Penyelenggaraan dan fasilitasi rapat-rapat dinas baik yang diselenggarakan oleh maupun rapat-rapat dinas yang harus diikuti oleh Dinas ;
  2. Pengkoordinasian dan fasilitasi penyiapan kelengkapan administrasi pengangkatan, kenaikan pangkat dan pensiun pegawai.
    1. Sub Bagian Keuangan dan Program

Sub Bagian Keuangan dan Program dipimpin oleh Kepala Sub. Bagian Keuangan dan Program, dengan tugas mengelola urusan keuangan  yang mencakup kegiatan perencanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan serta mengkoordinasikan penyusunan rencana program tahunan.  Dalam melaksanakan tugasnya  Sub Bagian Keuangan dan Program

mempunyai fungsi :

  1. Pengkoordinasian penyusunan rencana anggaran yang mencakup rencana anggaran operasional dan rencana anggaran kegiatan masing-masing unit kerja ;
  2. Pengkoordinasian kegiatan penata usahaan dan pertanggung jawaban keuangan seluruh unit kerja ;
  3. Pengelolaan  urusan gaji pegawai ;
  4. Penyiapan usulan pejabat pengelolan keuangan ;
  5. Penyusunan rencana ;
  6. Pengkoordinasian penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan;
  7. Pengkoordinasian penyusunan rencana program dan kegiatan seluruh unit kerja ;
  8. Penyusunan Rencana Strategis, Rencana Kerja dan Rencana Kinerja Tahunan :
  9. Pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana program dan kegiatan Tahunan ;
  10. Pengkoordinasian penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan insidental ;
  11. Pengkoordinasian penyusunan laporan pelaksanaan rencana program dan kegiatan tahunan serta kegiatan insidental.

2). BIDANG PERINDUSTRIAN

Bidang Perindustrian dipimpin oleh Kepala Bidang Perindustrian, mempunyai tugas melaksanakan penyiapan pemberian bimbingan tehnis terhadap pelaksanaan kebijakan pembinaan dan pengembangan sarana, usaha, produksi, aspek manajemen, permodalan dan pemasaran serta pemantauan dan evaluasi kegiatan di bidang industri serta melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas maka Bidang Perindustrian mempunyai fungsi :

1) Pengolahan dan  perumusan  bahan  bimbingan  teknis,  penyiapan perijinan serta pedoman pembinaan kegiatan usaha dibidang industri.

2) Penyiapan pemberian bimbingan tehnis pembinaan dan pengembangan sarana usaha dan produksi serta aspek manajemen, permodalan dan pemasaran di bidang industri kecil.

3) Penyiapan bimbingan tehnis, peningkatan mutu hasil produksi, penerapan standard pengawasan mutu, diversifikasi produk dan inovasi tehnologi.

4)  Penyiapan   bahan pembinaan,    pemantauan  dan evaluasi kegiatan dibidang industri.

5)  Pelaksanaan  analisis iklim usaha   dan peningkatan   kerjasama dengan dunia usaha di bidang industri.

6)  Penyiapan  bimbingan  tehnis   serta   pemantauan,  penanggulangan    dan pencegahan pencemaran lingkungan dampak industri.

Bidang Perindustrian dalam melaksanakan  tugasnya  dibantu  oleh  Seksi  yang terdiri dari 3 Seksi  yaitu Seksi Aneka Industri, Seksi Logam, Mesin  dan Kimia, Seksi Agro Industri.

1. Seksi Aneka industri

Seksi Aneka Industri dipimpin oleh Kepala Seksi Aneka Industri, dengan tugas menyusun rencana kerja kegiatan pembinaan dan pengembangan,manajemen usaha industri serta analisis iklim usaha, peningkatan kerjasama dibidang dunia usaha aneka industri, melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Bidang Perindustrian.  Dalam menjalankan tugasnya Seksi Aneka Industri mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan bahan dan penyusunan petunjuk bimbingan teknis dan pedoman pembinaan kegiatan usaha dibidang aneka industri ;

b. Penyiapan pemberian bimbingan teknis pembinaan dan pengembangan, usaha dan produksi serta aspek manajemen, permodalan dan pemasaran di bidang industri kecil ;

c. Penyiapan bimbingan teknis, peningkatan mutu hasil penerapan standart dan pengawasan mutu ;

  1. Pelaksanaan kegiatan pelatihan, pembekalan, pengembangan industri dan HAKI ;
  2. Pelaksanaan analisis iklim usaha dan peningkatan kerjasama dengan dunia usaha dibidang industri ;

2.  Seksi Logam, Mesin, dan Kimia.

Seksi Logam, Mesin   dan   Kimia dipimpin oleh Kepala Seksi Logam, Mesin dan Kimia, dengan tugas menyusun bimbingan tehnis rencana kerja kegiatan pembinaan, pengembangan bidang usaha industri dan sarana industri, pemantauan, penanggulangan, pencegahan pencemaran lingkungan. Dalam menjalankan tugasnya Seksi Logam, Mesin dan Kimia mempunyai fungsi :

a.   Pengumpulan  bahan dan penyusunan bahan petunjuk bimbingan tehnis    penyiapan perijinan serta pedoman pembinaan kegiatan usaha dibidang industri Logam, Mesin dan Kimia ;

  1. Penyiapan pemberian bimbingan tehnis pembinaan dan pengembangan, evaluasi sarana, usaha dan produksi sertaaspek perijinan, manajemen, permodalan dan pemasaran dibidang industri kecil ;
  2. Penyiapan pemberian bimbingan tehnis, peningkatan mutu hasil penerapan standart dan pengawasan mutu ;
  3. Penyiapan bimbingan tehnis serta pemantauan, penanggulangan.

3.   Seksi Agro Industri

Seksi Agro Industri dipimpin oleh Kepala Seksi Agro Industri, dengan tugas menyusun rencana kerja kegiatan pembinaan dan pengembangan, bidang usaha agro industri serta analisis perencanaan, pemanfaatan bahan baku agro industri. Dalam menjalankan tugasnya Seksi Agro Industri mempunyai fungsi :

a.  Pengumpulan  bahan   dan   penyusunan  bahan  bimbingan  tehnis penyiapan perijinan serta pedoman    pembinaan kegiatan usaha dibidang agro industri ;

  1. Perencanaan analisis penyediaan, pemanfaatan bahan baku agro industri ;
  2. Penyiapan pemberian bimbingan tehnis pembinaan dan pengembangan sarana, usaha dan produksi serta aspek manajemen permodalan, pemasaran dibidang industri kecil ;
  3. Penyiapan pelatihan dan bimbingan tehnis, peningkatan mutu hasil penerapan standart dan pengawasan mutu ;
  4. Penyiapan bimbingan tehnis serta pemantaun, penanggulangan dan pencegahan pencemaran lingkungan dampak industri .

3). BIDANG PERDANGANGAN

Bidang Perdagangan dipimpin oleh Kepala Bidang Perdagangan, mempunyai tugas melaksanakan penyiapan dan pelaksanaan pembinaan bimbingan tehnis terhadap pengembangan usaha dan sarana perdagangan, persaingan usaha, pengadaan dan penyaluran, perlindungan konsumen, sosialisasi pendaftaran perusahaan, melaksanakan pembinaan dan pemungutan retribusi kekayaan daerah oleh PKL serta melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas maka Bidang Perdagangan mempunyai fungsi :

1) Penyiapan bimbingan teknis pengembangan usaha, sarana perdagangan, persaingan usaha, pengadaan dan penyaluran serta pemantauan, dan monitoripng bahan kebutuhan pokok masyarakat dan barang – barang strategis lainnya ;

2)  Pembinaan kepada pedagang non formal / pedagang  golongan   ekonomi lemah, pedagang kecil dalam rangka bimbingan manajemen, pemasaran , pengelolaan usaha, fasilitas bantuan modal dan sarana usaha.

3) Penyiapan pembinaan dan pengembangan kerja sama pedagang kecil, menengah, besar dalam rangka kemitraan,

4)  Penyiapan pembinaan perdagangan dalam rangka promasi produksi dalam negeri,

5)  Penyiapan  pembinaan  perlindungan  konsumen  terhadap barang-barang yang beredar dipasaran meliputi barang dalam keadaan terbungkus (BDKT), Alat ukuran, takaran, timbangan danperlengkapan ( UTTP);

6) Penyusunan bahan pembinaan dan penyiapan persyaratan perijinan, pendaftaran perusahaan dibidang perdagangan;

7)  penyusunan pedoman tehnis dan pelaksanaan pembinaan dan pemungutan retribusi kios diluar pasar dan retribusi pemakaian kekayaan daerah oleh PKL

Bidang Perdagangan dalam melaksanakan  tugasnya  dibantu  oleh  Seksi  yang terdiri dari 3 Seksi  yaitu Seksi Pembinaan PKL, Seksi Pengembangan Perdagangan,  Seksi Perlindungan konsumen.

1. Seksi Pembinaan PKL

Seksi Pembinaan PKL dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan PKL, dengan tugas melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data informasi mengenai perkembangan PKL, menyiapkan bimbingan tehnis pembinaan, penataan dan pemetaan lokasi PKL serta melaksanakan pemungutan retribusinya, menerima tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perdagangan . Dalam menjalankan tugasnya Seksi Pembinaan PKL mempunyai fungsi :

a.   Menyusun bahan pedoman tehnis pembinaan, penataan, pemetaan PKL;

  1. Melaksanakan pemungutan retribusi kios diluar pasar dan retribusi pemakaian kekayaan daerah oleh PKL ;
  2. Melaksanakan monitoring dan pengawasan perkembangan PKL ;
  3. Melaksanakan pembinaan dan pengembangan PKL ;
  4. Melaksanakan penyetoran hasil pungutan retribusi kios dan pemakaian kekayaan daerah ke Kas Daerah ;
  5. Membuat laporan pembukuan retribusi dan pemakaian benda berharga sebagai alat bukti pemungutan ;

2.  Seksi Pengembangan Perdagangan.

Seksi Pengembangan Perdagangan dipimpin oleh Kepala Seksi Pengembangan Perdagangan, dengan tugas melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data informasi mengenai perkembangan produksi, kebutuhan, produsen dan harga barang, jasa, dalam rangka pengendalian inflasi di daerah serta penyiapan bimbingan tehnis pembinaan pengembangan usaha sarana perdagangan dan bahan kajian perijinan dalam pengendalian dampak pencemaran lingkungan usaha perdagangan dan jasa . Dalam menjalankan tugasnya Seksi Pengembangan Perdagangan mempunyai fungsi :

a.  Penyiapan bimbingan tehnis pengembangan usaha, sarana perdagangan, persaingan usaha, melaksanakan monitoring dan pengendalian kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat serta kerja sama dengan dunia usaha dibanding pengadaan dan penyaluran barang-barang strategis lainnya ;

b.   Pembinaan pasar dan pendaftaran pergudangan ;

  1. Penyiapan sarana dan melakukan pembinaan usaha perdagangan lainnya dalam rangka pengendalian pencemaram dampak lingkungan;
  2. Penyiapan pembinaan perdagangan dalam rangka promosi produksi dalam negeri ;
  3. Pembinaan kepada pedagang non formal / pedagang golongan ekonomi lemah, pedagang kecil dalam rangka bimbingan manajemen, pemasaran, pengelola usaha, bantuan modal dan sarana usaha ;
  4. Penyiapan pembinaan pengembangan kerja sama pedagang kecil, menengah dan besar, dalam rangka kemitraan ;
  5. Penyusunan pedoman tehnis pembinaan dan penyiapan bahan perijinan, pendaftaran perusahaan maupun jenis kegiatan usaha lainnya dalam mendukung pengembangan usaha dibidang perdagangan.

3.   Seksi Perlindungan Konsumen

Seksi Perlindungan Konsumen dipimpin oleh Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, dengan tugas menghimpun, mengelola, menyajikan dan memberikan salinan daftar perusahaan kepada dunia usaha, melaksanakan, penyuluhan dalam rangka pemahaman dan pemasyarakatan Wajib Daftar Perusahaan, fasilitasi perlindungan konsumen. Dalam menjalankan tugasnya Seksi Perlindungan Konsumen mempunyai fungsi :

a. Persiapan dan penyajian buku daftar perusahaan maupun informasi lainnya dibidang pendaftaran perusahaan kepada pihak yang memerlukan serta menyimpan dan memelihara data dan arsip daftar perusahaan ;

  1. Pendataan dan penyuluhan, pengawasan, penyidikan dalam rangka pembinaan wajib Daftar Perusahaan bekerja sama dengan instansi terkait;
  2. Penyampaian laporan secara berkala penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan ;
  3. Pengawasan terhadap barang-barang dipasaran yang berkaitan dengan standarisasi barang, keamanan, keselamatan umum, kesehatan lingkungan dan modal dalam rangka perlindungan konsumen ;
  4. Pengawasan penggunakan  ukuran, takaran, timbangan, dan perlengkapannya serta mengawasi barang dalam keadaan terbungkus ;
  5. Pelaksanaan analisa, memeriksa dan menguji data alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya yang berkaitan dengan kemetrologian ;
  6. Pemberian penyuluhan dan informasi / data mutu produk perusahaan kepada masyarakat ;

4). BIDANG PENGEMBANGAN INVESTASI DAN PROMOSI

Bidang Pengembangan Investasi dan Promosi dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan Investasi dan Promosi, mempunyai tugas melaksanakan bimbingan tehnis, pengawasan dan pengendalian, pengembangan unit usaha serta merencanakan bahan kajian perijinan guna mendorong pertumbuhan dunia usaha, dengan memperkenalkan hasil – hasil produk dalam skala daerah maupun nasioanal  serta melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas maka Bidang Pengembangan Investasi dan Promosi mempunyai fungsi :

1) Pengolahan dan perumusan bahan, pelaksanaan bimbingan tehnis, pengawasan investasi perdagangan;

2)  Pelaksanaan kajian Investasi bidang perdagangan dan perindustrian dalam rangka strategi pembangunan kota;

3) Penyelenggaraan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan perkembangan investasi bidang perdagangan dan perindustrian;

4) Pengumpulan, pengolahan dan perumusan bahan, perumusan bimbingan tahnis pengawasan dan pengendalian promosi dan informasi;

5) Pempersiapan, pelaksanaan kegiatan promosi didalam maupun diluar negeri.

Bidang Pengembangan Investasi dan Promosi dalam melaksanakan  tugasnya  dibantu  oleh  Seksi  yang terdiri dari 2 Seksi  yaitu Seksi Pengembangan Investasi, Seksi Promosi dan Pemasaran.

1. Seksi Pengembangan Investasi.

Seksi Pengembangan Investasi dipimpin oleh Kepala Seksi Pengembangan Investasi, dengan tugas melaksanakan bimbingan tehnis, pengawasan dan pembinaan investasi di bidang perindustrian dan perdagangan.  Dalam menjalankan tugasnya Seksi Pengembangan Investasi mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan, pengolahan dan perencanaan bahan kajian perijinan, pengawasan investasi bidang perindustrian dan perdagangan ;

  1. Pelaksanaan kajian investasi dalam rangka strategi pembangunan kota;
  2. Pembinaan hubungan kerja sama dengan swasta serta lembaga / asosiasi terkait lainnya dalam rangka kegiatan investasi ;
  3. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi bidang investasidan pemasaran kepada industri ;

2.  Seksi Promosi dan Pemasaran.

Seksi Promosi dan Pemasaran dipimpin oleh Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran, dengan tugas melaksanakan bimbingan tehnis perencanaan, pengelolaan, pengawasan, pengendalian promosi dan informasi serta melaksanakan pemanfaatan sistem teknologi informasi pemasaran di daerah. Dalam menjalankan tugasnya Seksi Promosi dan Pemasaran mempunyai fungsi :

a. Pengumpulan, pengolahan dan perumusan bahan bimbingan teknis, perencanaan, pengawasan, dan pengendalian promosi ;

  1. Persiapan dan pengusulan kegiatan pameran dan promosi serta penyampain informasi perdagangan dan industri baik lokal, nasional, dan internasional ;
  2. Pelaksanaan pameran industri, perdagangan, pengusaha kecil dan menengah ;
  3. Penyampaian informasi dan hasil teknologi indutri, dengan media liflet, katalog, spanduk, wedside, papan sarana promosi ;
  4. Pembinaan hubungan kerjasama dengan swasta serta lembaga asosiasi terkait lainnya dalam rangka kegiatan promosi ;
Print Print

Leave a Reply